Saat mencari mobil baru, tentu Anda juga memperhatikan spesifikasinya, dan membaca bahwa mobil tersebut sudah dilengkapi dengan ABS untuk keamanannya. Lalu, apa itu ABS? Apa kelebihan dan kekurangan dari sistem ini? Yuk, simak uraian berikut


ABS atau Anti-lock Braking System adalah fitur keselamatan untuk membantu roda tidak terkunci saat dilakukan pengereman mendadak. Pada mobil keluaran lawas, biasanya roda akan terkunci dan mobil tidak bisa dikendalikan saat dilakukan pengereman mendadak. Kecelakaan pun tidak dapat dihindari.


Fungsi dari ABS ini adalah untuk mencegah terkuncinya roda, sehingga saat terjadi rem mendadak, Anda bisa mengendalikan arah mobil dengan baik hingga mobil tersebut berhenti. Cara kerjanya adalah dengan sensor yang dipasang di roda yang terhubung ke controller. Saat rem mendadak terjadi, sensor roda mengirim sinyal ke komputer untuk mengatur tekanan dan laju kendaraan agar mobil dapat dikendalikan oleh pengemudi, proses ini terjadi kurang lebih 15 detik.

Lalu, apa saja komponen yang terdapat dalam ABS? Komponen di dalam ABS terdiri dari:

 

Sensor Kecepatan

Komponen ABS yang pertama adalah Sensor Kecepatan, sensor ini berfungsi menghitung jumlah putaran roda untuk kemudian dikonversikan menjadi kecepatan kendaraan. Sensor kecepatan terletak pada drive shaft housing di keempat roda mobil.

 

Brake Booster 

Brake booster atau pompa rem berfungsi untuk mengembalikan tekanan rem dengan menggunakan vacuum dari mesin kendaraan pada saat mesin hidup atau menggunakan tekanan minyak rem. Selain itu, pompa rem juga dapat menjaga tekanan rem agar kembali normal setelah pedal rem diinjak.

 

Controller ABS

Controller pada ABS adalah otak dari seluruh sistem, berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan semua komponen yang ada, mulai dari membaca sinyal dari sensor kecepatan, mendistribusi dan mengendalikan katup rem ke semua roda, hingga mengatur kecepatan kendaraan.

 

Katup Pengereman

Komponen terakhir adalah katup pengereman. Katup ini terletak di jalur minyak rem dan terdiri dari tiga katup. Katup yang pertama berfungsi untuk memaksimalkan tekanan minyak rem, katup kedua berfungsi untuk menghalangi tekanan minyak rem, dan katup terakhir berfungsi untuk menjaga agar tekanan minyak rem yang diteruskan hanya setengahnya saja.

 

Seperti terobosan terbaru pada umumnya, ABS ini tentunya juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan ABS adalah remnya yang pakem dan kokoh jika kendaraan berjalan di permukaan yang datar, pengereman dengan ABS juga menjadi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan rem biasa, sehingga kendaraan mudah dikendalikan saat mengerem mendadak, dan tentunya meminimalisir tingkat celaka. Sedangkan untuk kekurangan ABS ini adalah jika kendaraan berada di jalan yang tidak rata atau berkerikil maka kendaraan akan sulit untuk berhenti, rem menjadi tidak pakem, bahkan berbunyi menggerung.

 

Teknologi ABS tentu juga memerlukan perawatan secara berkala, yaitu sering membersihkan sensor dengan cairan pembersih, mengganti minyak rem agar tidak ada ruang untuk bakteri berkembang, penggantian ban sebelum menjadi botak, dan juga hindari menginjak pedal rem terlalu sering. 

 

Membeli mobil baru dengan memperhatikan spesifikasi memang wajib dilakukan, namun jangan lupa juga untuk memperhatikan apakah mobil yang diminati sudah sesuai dengan biaya yang sudah disiapkan, SEVA menawarkan fitur kalkulator pembiayaan yang dapat mensimulasikan pembelian kendaraan sebagai bahan pertimbangan Anda untuk masa depan. Selain itu, SEVA juga memiliki Fitur Instant Approval yang dapat membantu calon pembeli untuk memeriksa kondisi finansial sebelum memilih mobil sesuai dengan kemampuan.


SEVA juga menawarkan berbagai keuntungan yang menarik. Seperti pilihan bunga 0% atau DP 15% untuk pembelian beberapa mobil Toyota, cashback Rp 1 juta untuk pembelian mobil dengan pembiayaan kredit, dan gratis asuransi Garda Health Tech hingga Rp 3,2 juta. Tak hanya itu, SEVA juga siap melindungi dengan asuransi Tanggung Jawab Pihak Ketiga senilai 10 juta dan diskon spesial lainnya.